Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pesan Instan Blackberry Messenger Mulai di Tinggalkan Penggunanya

PGSJJAKARTA.COM  Diakui atau tidak-Indonesia termasuk salah satu negara di dunia yang sangat cepat penerimaan dan penyesuaiannya terhadap bisnis jualan online. Dalam platform yang berbeda, kita sudah teredukasi dengan sistem online shop Via aplikasi chat BBM dari Blackberry. Saking populernya sistem jualan online lewat aplikasi chat ini, gelar Indonesia sebagai “Blackberry Country” belum tergantikan walaupun akhir akhir ini para pengguna BBM sudah mulai bermigrasi ke Pesan instan WhatsApp dengan beragam alasan.

Faktor kenapa plikasi Pesan Instan BBM mulai sepi pengguna

Baca hingga selesai...

Alasan aplikasi pesan instan BBM mulai sepi pengguna..


Kepercayaan yang tumbuh melalui online shop BBM pada masa itu juga secara langsung atau tidak langsung berimbas pada pesatnya pertumbuhan situs e-commerce menjamur di Indonesia dengan berbagai macam bentuk dan formatnya, antara lain:

1. Business to Consumer (B2C):

B2C dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik di mana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer).

Contoh perusahaan di Indonesia yang telah menerapkan B2C Blibli, Lazada, Mataharimall, Blanja dan termasuk JD.id yang baru meluncur.

2. Business to Business

(B2B) adalah sistem komunikasi bisnis on-line antar pelaku bisnis,. E-commerce penjual dan pembelinya adalah organisasi/perusahaan pada umumnya transaksi dilakukan oleh para trading partners yang sudah saling kenal dengan format data yang telah disepakati bersama. Contohnya: Garuda Online Sale (GOS) atau hartonoelektronika.com

3. Consumer-to-Consumer (C2C):

Ecommerce dimana seorang menjual produk atau jasa ke orang lain, Merupakan sistem komunikasi dan transaksi bisnis antar konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu. Contoh yang telah menerapkan C2C adalah Tokopedia, OLX, Bukalapak dan Shopee.

Di antara situs ecommerce tersebut menggunakan fitur layanan C2C artinya Consumer To Consumer layaknya Anda sedang chating menggunakan Aplikasi pesan instan seperti BBM atau WhatsApp namun masih dalam aplikasi tersebut.

Alasan lain pesan instan BBM beransur ansur mulai di tinggalkan para pengguna terdahulunya.

Blackberry Messenger and BBM
Blackberry and BBM
Jika dulu pengguna menggunakan BBM untuk mengirim pesan instan, namun kini, aplikasi yang awalnya hanya tersedia di perangkat BlackBerry tersebut, lambat laun mulai ditinggalkan. Kini, aplikasi chat lainnya seperti WhatsApp, Line, atau Telegram lebih populer. Hal ini dapat dibuktikan dari review di Google Playstore maupun App Store yang lambat laun semakin menurun. Lalu, apa alasan yang membuat aplikasi chat BBM mulai ditinggalkan banyak orang? Berikut ulasannya.
1. Pakai PIN dan kontak telepon tidak otomatis tersinkron
Salah satu alasan mengapa BBM mulai ditinggalkan oleh banyak orang mungkin salah satunya yaitu teman di BBM yang tidak tersinkron secara otomatis dengan kontak di telepon atau HP. Pengguna harus menanyakan kode PIN terlebih dahulu untuk menambahkan kontak.

Tidak seperti aplikasi chat lainnya yang rata-rata langsung tersinkron dengan kontak di telepon/HP seperti WhatsApp, Line, Skype, Telegram, dan lain-lain. Andai saja semua kontak bisa langsung tersinkron, maka akan lebih memudahkan pengguna dan pengguna pun akan merasa lebih nyaman.

2. Tidak mudah di setting
Kekurangan BBM selanjutnya sehingga mulai banyak ditinggalkan oleh banyak orang yaitu tidak mudah di setting, terutama dalam mengubah tampilan. Jika aplikasi chat lain seperti WhatsApp, Line, dan Telegram sudah memberi pilihan di setting untuk mengubah tampilan background layar chat, sayangnya di BBM fitur ini belum dimunculkan.

Pengguna perlu mengganti background Chat sesuai dengan yang diinginkan agar tidak merasa bosan dengan tampilan yang itu-itu saja.

3. Belum ada fitur video call
Ya, jika beberapa aplikasi sudah lebih dulu menghadirkan fitur video call, namun BBM tetap belum memunculkannya. Padahal, banyak orang yang kini lebih suka menggunakan video call melalui aplikasi chat. Jika BBM sudah mulai memunculkan fitur video call tersebut, tentunya orang-orang akan tetap tertarik menggunakan BBM namun dengan jumblah yang tidak seperti masa dulu.

4. Rentan terjadi penipuan
Kamu pasti pernah di-invite oleh PIN BBM yang tidak jelas dan orang yang tidak kamu kenal, bukan? Ya, kasus ini sudah dialami juga oleh pengguna BBM lainnya.

Hati-hati, jangan langsung menerima invite dari PIN BBM yang tidak dikenal, Sebab akun tersebut bisa saja akun yang tidak bertanggung jawab dan bisa melakukan hack atau penipuan terhadap akun kita. Karena kasus ini sebenarnya sudah lama terjadi, para pengguna pun lama lama kesal dan mulai meninggalkan BBM lalu lebih memilih pindah ke aplikasi chat lainnya yang lebih aman dan dengan jelas.

5. Tampilan berubah drastis
Tidak sedikit dari kita yang mulai merasa bingung ketika membuka aplikasi BBM. Sebab tampilannya sudah sangat berubah drastis dan berbeda dari versi awal BBM di perangkat BlackBerry.

Kebanyakan dari kita mulai merasa bingung mengenai letak kontak, feeds, grup, atau letak setting, sehingga pengguna mulai merasa kurang nyaman menggunakan BBM.

6. Iklan yang terlalu banyak hingga menutupi feeds
Kini, BBM mulai memunculkan iklan di dalamnya. Namun sayang, iklan tersebut terlalu ramai memenuhi feeds di BBM sehingga menutupi feeds status yang dibuat oleh kontak kontak di BBM.

Posisi iklan di BBM yang tidak strategis, terlalu banyak, dan mengganggu para pengguna BBM sehingga banyak pengguna BBM yang akhirnya meninggalkan BBM dan pindah ke aplikasi chat yang lain.

7. Aplikasi semakin berat dan sering error
Aplikasi BBM saat kini terasa semakin berat saat digunakan, entah itu saat akan mengirim pesan, mengirim gambar, memuat ulang feeds, dan lain lain. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya fitur yang dihadirkan BBM.

Namun, update-an aplikasi BBM yang terbaru, malah membuat aplikasi ini sering eror dan bahkan sering force close saat digunakan. Ya, memang sangat menjengkelkan saat aplikasi chat sering eror saat sedang digunakan.

Hal ini juga merupakan salah satu kelemahan dari aplikasi BBM yang juga tidak segera diatasi oleh developer-nya sendiri, sehingga menjadi alasan mengapa orang-orang mulai banyak meninggalkan BBM dan mulai berpindah ke aplikasi chat lainnya.

Nah, itulah beberapa alasan yang membuat aplikasi chat BBM mulai ditinggalkan banyak orang. Jadi, apakah salah satu alasan tersebut juga menjadi alasan Anda meninggalkan BBM?

Post a Comment for "Pesan Instan Blackberry Messenger Mulai di Tinggalkan Penggunanya"

Berlangganan via Email