Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pendiri Hp Pintar "BlackBerry" Research In Motion

BlackBerry adalah jajaran smartphone, tablet, dan layanan yang awalnya dirancang dan dipasarkan oleh perusahaan Kanada BlackBerry Limited (sebelumnya dikenal sebagai Research In Motion Limited). Saat ini dirancang, diproduksi, dan dipasarkan oleh TCL Communication, BlackBerry Mobile.
Pendiri Hp Blackberry Mike Lazaridi
Blackberry

BlackBerry dianggap sebagai salah satu vendor smartphone paling terkemuka di dunia, yang mengkhususkan diri dalam komunikasi dan produktivitas mobile yang aman. Pada puncaknya pada bulan September 2013, ada 85 juta pelanggan BlackBerry di seluruh dunia. Namun, BlackBerry telah kehilangan posisi dominannya di pasaran karena kesuksesan platform Android dan iOS; jumlah yang sama telah turun menjadi 23 juta di bulan Maret 2016.

Mike Lazaridis
Lahir:
 14 Maret 1961 Istanbul, Turki

Istri: Ophelia Lazaridis
Pendidikan: Universitas Waterloo

Dikenal sebagai pendiri:
  • BlackBerry Limited.
  • Research in Motion, 1984-present.

Biografi Mihalis "Mike" Lazaridis, adalah seorang pengusaha Kanada. la adalah pendiri dan co-CEO Research In Motion, yang menciptakan dan memproduksi perangkat BlackBerry genggam nirkabel. Dunia mengenalnya sebagai penemu dari ponsel pintar Blackberry.

Mike Lazaridis bukanlah asli Kanada, Mike lahir pada tanggal 14 Maret 1961 di Istanbul, Turki. Nama lengkapnya Mihalis Lazaridis. Orang tuanya berdarah Yunani. Mike masih berusia lima tahun ketika keluarganya pindah ke Kanada pada tahun 1966, lalu menetap di Windsor, Ontario. Pada usia 12 tahun, ia memenangkan hadiah di Windsor Public Library karena membaca setiap buku ilmu pengetahuan di perpustakaan. Pada tahun 1979, ia melanjutkan kuliah di University of Waterloo di bidang teknik listrik dengan jurusan ilmu komputer.

Mike beruntung karena orangtua dan lingkungan sekolahnya sangat memungkinkan ia mengembangkan bakat dan minatnya pada elektronika. Tahun 1979, ia mulai kuliah di University of Waterloo, Ontario, Kanada. Di sinilah ia mulai merintis RIM (Research In Motion Limited). Tahun 1984, semasa masih mahasiswa, Mike ikut Iomba tender di perusahaan raksasa otomotif General Motors. Proyeknya adalah merancang sistem display pengontrol jaringan komputer. Dari acara kompetisi tersebut ia menang dan mendapat hadiah berupa kontrak kerja senilai 500 ribu dolar AS.

Mike sangat serius dalam mengembangkan perusahaannya itu. Sebelum mengembangkan BlackBerry, pada tahun 1999 RIM bekerja sama dengan RAM Mobile Data dan perusahaan ponsel Ericsson yang Iebih dahulu terkenal, mengembangkan Mobitex. lni adalah perangkat data bergerak yang dirintis oleh Ericsson. Hasilnya? Diluncurkanlah Inter@ctive Pager 950. Agustus tahun 2000 produk ini mulai dipasarkan. Ukurannya kira-kira sebesar sabun mandi. Di pasar ia bersaing dengan SkyTeI, produk sejenis sama-sama pager dua arah milik Motorola. Produk ini tak berhasil di Pasar.

Mike adalah seorang visioner dan inovator yang mampu melihat jauh ke masa depan dan bisa menciptakan sesuatu yang diperlukan oleh orang untuk hidup nyaman dalam kondisi di masa depan yang sangat membutuhkan pertukaran informasi dan juga data. Hingga akhirnya la berhasil membuat sebuah gadget pintar yang dapat memenuhi kebutuhan pertukaran informasi dan data secara realtime baik dengan cara mengirimkan teks, suara, dan bahkan Push mail. Namun, terjadi kendala ketika produk itu akan diluncurkan, yaitu masalah Brandmark atau nama pasaran produk. Saat itu RIM memakai jasa Lexico Branding di California. Sebuah perusahaan konsultan merek terkenal di Amerika namun masih saja belum menemukan nama yang pas, mudah diingat dan memiliki nilai jual tinggi. Setelah lama memikir dan melihat bentuk serta logo pada produk tersebut tercetuslah nama "Blackberry".

BlackBerry mudah melekat di ingatan, lebih baik daripada nama-nama seperti ProMail atau MegaMail," kata Placel (Pimpinan Lexico Branding California).

Nama Blackberry diambil setelah melihat logo gambar yang berbentuk butiran-butiran serta warna produk tersebut yang hitam legam. Dan dengan mengusung nama brand tersebut BlackBerry kini terjual hampir 100 juta unit di 91 negara, bekerja sama dengan 500 operator, dan menguasai 20.8 persen pasar telepon pintar. Hanya kalah dengan Nokia Syimbian OS.

Aktivitasnya semakin padat dan bakat usahanya kian terasah setelah mendapat kontrak senilai 500.000 dollar AS dari General Motors (GM). Tugasnya adalah membangun display kontrol jaringan komputer di raksasa otomotif itu.

Namun, ada fakta unik pada kisah ini. Bahwa dibalik kesuksesan RIM sebagai pencetak Blackberry ternyata Mike Lazaridis adalah seorang Mahasiswa Drop uot. la yang sejak kecil hobi mengutak-atik barang elektronik namun tak selesai kuliah di jurusan Teknik Elektro. Dia di-drop out, hanya dua bulan menjelang wisuda di University of Waterloo, Kanada. Ia lebih memilih sibuk mengurusi perusahaan yang ia dirikan sambil kuliah.

Tentunya tak berlebihan jika menyandingkan nama Lazaridis dengan pemilik Microsoft, Bill Gates, dan pemilik jaringan sosial Facebook, Mark Zuckerberg. Sebab, tangan dingin mereka mampu melahirkan produk baru dalam waktu relatif singkat dan menjadi ikon gaya hidup manusia.

Penghargaan yang di raih Mike
Pada tanggal 21 Oktober 2000, Lazaridis menerima gelar kehormatan Doctor of Engineering dari University of Waterloo, dan pada Juni 2003, ia menjadi rektor kedelapan. Ia dijuluki Canada’s Nation Builder untuk tahun 2002 oleh pembaca The Globe and Mail menjadi Officer Ordo Kanada dan anggota Orde Ontario. Pada tahun 2006, ia diangkat menjadi pejabat Order of Canada dan menjadi anggota Order of Ontario.

Post a Comment for "Pendiri Hp Pintar "BlackBerry" Research In Motion"

Berlangganan via Email