Alasan Aplikasi WhatsApp Terbebas Dari Iklan...

Kali ini admin akan mengulas tentang darimana sih pendapatan aplikasi pesan instan WhatsApp?

Trend jaman sekarang akun medsos bukan hanya di facebook atau twitter saja, sekarang orang orang sudah mulai ramai menggunakan WhatsApp, lagi lagi karena simpel dan gratis.

Apa dan kenapa Aplikasi WhatsApp bisa terbebas dengan Iklan?

Saking mudahnya aktivasi menggunakan WhatsApp di ponsel. Secara perlahan Aplikasi sejenis seperti Blackberry Messenger yang terlebih dahulu sempat merajai Dunia Chating kini secara perlahan mulai di tinggalkan oleh para penggunanya.

WhatsApp merupakan salah satu anak perusahaan facebook, banyak orang yang sekarang beralih ke media sosial ini karena selain lebih nyaman juga gratis selamanya. Pengoprasian dalam smartphone pun terbilang lebih mudah, ringan dan aplikasi pengirim pesan ini beralih alias terbebas dari iklan.

Kenapa Aplikasi WhatsApp Tidak Pakai Iklan?

Karena biasanya iklan adalah sumber dari  berbagai aplikasi gratis maka timbulah pertanyaan, whatsaap mendapat untung dari mana?

Oke sekarang mari kita bahas....
Fakta Aplikasi Buatan Jan Koum Tanpa Iklan
Jan Koum Pendiri Aplikasi WhatsApp
WhatsApp dibuat oleh Jan Koum yang selanjutnya mendirikan perusahaan WhatsApp Inc. bersama rekannya brian acton pada tahun 2009.

Keduanya merupakan mantan kariawan Yahoo yang sama sama memutuskan keluar karena alasan sudah tidak nyaman ketika yahoo sudah di penuhi dengan iklan, sumber penghasilan whatsapp di awal berdirinya, pada awalnya whatsapp adalah aplikasi yang tidak gratis alias berbayar.

Jan Koum menjalankan usahanya dengan biaya yang di tarik dari para pengguna whatsapp, biasanya yang di keluarkan mereka dibayarkan per tahun, meski sempat kesulitan modal namun jan koum tetap menjaga komitmen untuk membuat aplikasinya sesederhana dan terbebas dari iklan.

Hingga tahun 2012 sebelum dibeli oleh facebook, whatsapp masih mengandalkan pendapatan dari para penggunanya, selain itu hingga tahun 2014 pengguna whatsapp telah menembus hingga 450 juta setiap harinya 18 milyar per send di kirim ke jaringan whatsapp.

Uniknya whatsapp cukup hanya memperkerjakan 50 kariawan saja yang terdiri dari para teknisi, sumber penghasilan whatsapp setelah di beli facebook, pada awalnya jan koum dan brian action pernah melamar ke facebook setelah mundur dari yahoo, namun keduanya mengalami nasib sama, di TOLAK.

Namun penolakan itu akhirnya justru berbuah manis, setelah berhasil membuat aplikasi whatsapp dan memiliki pengguna hingga 450 juta, ahkirnya facebook berminat membeli whatapp dengan tetap memposisikan jan koum sebagai Ceo.

Sejak 2014 whatsapp resmi dibeli facebook dengan nilai 19 milyar dollar As. Dengan penjualan itu otomatis jan koum menjadi kaya raya dan memiliki 45% saham whatsapp.

Total kekayaan jan koum diperkirakan 6,8 milyar dollar As, sejak dibeli oleh facebook whatsapp memutuskan untuk menghilangkan biaya tahunan penggunanya, alasannya karena masih sedikit pengguna whatsapp yang memiliki kartu kredit atau debit yang dipergunakan untuk membayar tagihan penggunaan layanan aplikasi tersebut.

Lantas darimana Jan Koum mendapatkan biaya untuk menjalankan usahanya?

Alih alih memasang iklan jan koum lebih memilih bekerjasama dengan berbagai perusahaan yang ingin terhubung langsung dengan para pelanggannya. Whatsaap menyediakan akun premium untuk beberapa pihak yang tentunya mau membayar mahal demi bisnisnya.

"Kami akan menguji tools yang membuat hal ini bisa dilakukan di whatsapp jadi tidak perlu memberikan anda iklan atau spam," ungkap koum dari blog perusahaan.


Jadi sudah jelas bukan, sudah tau jawaban whatsapp cari untung dari mana?...

....Ya whatsaap memang terbebas dari iklan, kecuali iklan dalam bentuk pesan yang merecoki obrolan grup.

Berikan komentar jika kamu mempunyai pandangan lain mengenai hal tersebut.😉

No comments for "Alasan Aplikasi WhatsApp Terbebas Dari Iklan..."

Berlangganan via Email